Merger Berhasil, Laba Pelindo Naik Menjadi 3,2 Triliun Rupiah


JAKARTA- Perseroan Terbatas (PT) Pelabuhan Indonesia (Pelindo) berhasil catatkan laba sebesar Rp 3,2 triliun, naik dibandingkan perolehan tahun 2020 sebesar Rp 3 triliun, Selasa (28/6/2022). Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Pelindo, Ali Mulyono. Menurutnya, capaian positif Pelindo pada 2021 sejalan dengan program merger yang telah dijalankan pada Oktober 2021 lalu.  "Capaian positif Pelindo pada 2021 sejalan dengan program merger yang telah dijalankan pada Oktober 2021 lalu," kata Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Mulyono dalam keterangan tertulisnya Sabtu (25/6) lalu.  Kenaikan laba sejalan dengan torehan pendapatan usaha yang mencapai Rp 28,8 triliun, naik dibandingkan pendapatan usaha 2020 sebesar Rp 26,6 triliun. Selain itu, Pelindo juga memberikan kontribusi pada negara melalui setoran dividen, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), konsesi, pajak penghasilan (PPH), pajak pertambahan nilai (PPN) dan PBB senilai total Rp 4,7 triliun pada 2021.  “Salah satu fokus utama Pelindo pascamerger adalah transformasi operasional pada kluster petikemas melalui standarisasi dan sistemisasi pelabuhan,” imbuhnya lagi. Ia mengemukakan,  selama hampir 8 bulan pasca-merger, ada peningkatan kinerja dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari. (***)

Komentar